Tampilkan postingan dengan label Sinau Kebaikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sinau Kebaikan. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Januari 2018

Rezeki Penuh Misteri

Rezeki adalah sebuah fenomena yang luar biasa untuk terus di perbincangkan, ia sering menjadi tanda tanya sebegitu banyak orang di seluruh belahan dunia. ia di cari kesana kemari dan tak sedikit pula orang yang menggunakan jalur-jalur di luar batas agar mendapat rezeki yang berlimpah ada pula sampai tak tahu waktu. padahal rezeki sudah ada yang mengatur tapi kita juga harus senantiasa berusaha untuk mendapatkannya. ketika anda mencari rezeki dengan baik dan sedikit di sisakan untuk orang yang membutuhkan atau beramal maka anda adalah orang yang berbahagia.

Rezeki Penuh Misteri

🍃🌸 *REZEKI* 🌾🍂
_Yang kerja keras belum tentu mendapat banyak
_Yang kerja sedikit belum tentu mendapat sedikit
_Karena sesungguhnya sifat Rezeki adalah mengejar, bukan dikejar
_Rezeki akan mendatangi, bahkan akan mengejar, hanya kepada orang yang pantas didatangi
Maka, pantaskan dan patutkan diri untuk pantas di datangi, atau bahkan dikejar rezeki.
Inilah hakikat ikhtiar
_Setiap dari kita telah ditetapkan rezekinya sendiri-sendiri
Karena _ikhtiar adalah kuasa manusia, namun rezeki adalah kuasa Allah Azza Wajalla
_Dan manusia tidak akan dimatikan, hingga ketetapan rezekinya telah ia terima, seluruhnya
Ada yang diluaskan rezekinya dalam bentuk harta,
Ada yang diluaskan dalam bentuk kesehatan,
Ada yang diluaskan dalam bentuk ketenangan, keamanan,
Ada yang diluaskan dalam kemudahan menerima ilmu,
Ada yang diluaskan dalam bentuk keluarga dan anak keturunan yang shalih,
Ada yang dimudahkan dalam amalan dan ibadahnya
_Dan yang paling indah, adalah diteguhkan dalam hidayah Islam
_Hakikat Rezeki bukanlah hanya harta, rezeki adalah seluruh rahmat Allah Ta’ala

"Adapun 8 Jenis Rezeki Dari Allah Ta'ala"
1⃣ _*Rezeki Yang Telah Dijamin.*_
‎وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ
“Tidak ada satu makhluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin Allah rezekinya.”
📘(Qs. Hud : 6)

2⃣ _*Rezeki Karena Usaha.*_
‎وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى
“Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya.”
📔(Qs. An-Najm : 39)

3⃣ _*Rezeki Karena Bersyukur.*_
‎لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.”
📗(Qs. Ibrahim : 7)

4⃣ _*Rezeki Tak Terduga.*_
‎وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا( ) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberi nya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.”
📕(Qs. At-Thalaq : 2-3).

5⃣ _*Rezeki Karena Istighfar.*_
‎فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ( ) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا
“Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta.”
📙(Qs. Nuh : 10-11).

6⃣ _*Rezeki Karena Menikah.*_
‎وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ
“Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan memberikan ke- cukupan kepada mereka dengan kurnia-Nya.”
📗(Qs. An-Nur : 32).

7⃣ _*Rezeki Karena Anak.*_
‎وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ
_“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu kerana takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.”_
📘(Qs. Al-Israa’ : 31).

8⃣ _*Rezeki Karena Sedekah*_
‎مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً
“Siapakah yang mahu memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak.”
📔(Qs. Al-Baqarah : 245).


Demikian sedikit pembahasan seputar rezeki, semoga bermanfaat dan berguna sebagai sedikit referensi kita agar kedepan nya lebih baik dan selalu diberikan rezeki yang bermanfaat dan barokah di dunia dan di akhirat kelak amin. semoga Allah senantiasa menambah rezeki kita dan melindungi keluarga kita semua. salam berbahagia untuk kita semua.


Sumber : Annisa el_Qurrota Dan Berbagai Sumber

Kamis, 07 Desember 2017

Nasehat Insani

Orang atau sahabat yang baik adalah ketika dia melihat dirimu dalam titik rendah dan seketika ia masih memperhatikan mu, mau menolong mu dan menasehati mu karena takut akan dirimu terjerembab lebih dalam lagi. itulah beberapa kiasan orang yang baik maka per eratkanlah dirimu dengan orang-orang itu. Nasehat bisa jadi sebuah Instrumen di luar diri kita yang di berikan oleh Allah hanya saja melalui di luar diri kita, bisa keluarga, sahabat, teman baik, bahkan juga bisa lewat orang lain. yuk simak selengkapnya keterangan di bawah agar kita semakin tenang, damai, dan bahagia menjalani hidup ;

Nasehat Insani

"JANGANLAH ENGKAU MEMUSUHI SAHABAT-SAHABATMU YANG TELAH MENASEHATI DIRIMU"
Saudaraku yang saya muliakan, sungguh di antara yang sangat kita butuhkan dalam mengarungi kehidupan ini ialah nasehat dari saudara kita, sebuah nasehat yang akan memperbaiki kehidupan kita yang lebih baik, itulah hakikat persahabatan yang sebenarnya.
Saudaraku. . .
Perhatikanlah . . .!!!
Renungkanlah. . . !!!
segala nasehat dari sahabatmu, karena yang demikian bentuk kecintaannya kepada dirimu, peduli dan rasa penuh kesayangan. sebagai manusia tiada mungkin kita tidak membutuh kan kepada sesama. karena manusia sudah di takdirkan untuk saling menolong, memberi, mengasihi dan kepedulian satu sama lain.

Saudaraku. . .!!
Perhatikanlah, diantara manfaat yang sangat besar dari nasehat saudara kita.
1. Kalau engkau memang bersih dari kesalahan yang mereka nasehatkan kepadamu itu, tetapi Harus ingat, engkau tidak akan selamat dari kesalahan-kesalahan yang lainnya karena sesungguhnya manusia itu memiliki banyak kesalahan tanpa dia sadari atau menyadarinya
Dan banyak pula kesalahan atau dosa yang ditutupi oleh Allah Swt dan tidak diperlihatkannya kepada orang lain tentang dosa dan kesalahan kita, well begitu baiknya Allah dengan segala karunianya.
Yang seperti ini jumlahnya sangat banyak!
Maka kita wajib bersyukur dan senantiasa ingatlah atas nikmat Allah Swt yang diberikan kepadamu, sehingga Allah Swt tidak memperlihatkan kekurangan-kekurangan mu, kesalahan-kesalahan mu yang sangat banyak kepada orang lain selain diri mu. Dengan sebab ini kita senantiasa bertaubat kepada Allah Swt atas dosa dan kesalahan kita yang kian bertambah dan bisa semakin bertambah lagi.

2. Dan seandainya nasehat itu benar adanya, maka renungilah, ambillah dan laksanakan lah dengan ikhlas untuk mencari ridha Allah Swt, dan jangan engkau ghibahi orang-orang yang telah menasehati mu.
Saudaraku. . .!!!?
Sungguh sahabat yang sejati pada hakekatnya adalah yang tidak senantiasa membenarkan perbuatanmu, sahabat yang sejati adalah sahabat yang menasehati mu ketika engkau tergelincir kepada kesalahan-kesalahan yang kamu lakukan, walaupun memang manusia tempat dan juga ladang nya kesalahan. akan tetapi jangan jadikan semua itu sebagai simbol bahwa kamu selalu berbuat salah dengan tidak menyadarinya dan itu murni sebuah kekhilafan.

Saudaraku. . .!!!!
Bukankah engkau suka apabila Allah Swt ridha akan dirimu?
Dan merahmati dirimu?
menjaga dan memelihara martabat mu.
kita sebagai manusia hanya bisa menyetor permohonan kepada Sang penguasa alam semesta yaitu Allah swt, agar tidak Murka dan memberi azab kepada kita lewat permasalahan-permasalahan yang sulit untuk di pecahkan.
semoga kita semua terhindar dari segala problema, permasalahan yang tidak kita inginkan, demikian sedikit hal yang dapat kita sampaikan lewat artikel di atas mungkin sedikit banyak nya sangat bermanfaat buat kita semua. sekian dari kami dan sangat berterima kasih sudah meluangkan waktu anda .salam bahagia dan tetap lah semangat.

Sumber : AnnisObik el_Qurrota' dan Berbagai Sumber

Rabu, 06 Desember 2017

Introspeksi Robbun Ghofur

Sahabat, dalam menjalani kehidupan, kita sebagai manusia yang biasa menuju yang bener-bener manusia khalifah pasti tak luput dari masalah. Akan ada saatnya kita berada di atas menikmati indahnya hidup, namun ada pula di satu masa kita akan berada pada level bawah titik terendah dalam hidup kita.

Intropeksi Robbun Ghofur

Inilah fase hidup yang memang harus kita lewati. Kita tak akan pernah tahu bagaimana rasanya bahagia jika kita tak pernah merasakan bagaimana rasanya berada pada titik terendah dalam hidup. Terkadang, kita memang dihadapkan kepada persoalan yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya. Perubahan fase hidup terkadang mengharuskan kita untuk menanggapinya secara bijaksana. Hal yang bisa kita lakukan untuk menghadapi itu semua adalah dengan cara bercermin pada kehidupan, atau dengan kata lain kita harus intropeksi diri. Dengan introspeksi diri, kita bisa mengamati lebih dalam apa yang terjadi pada diri kita sendiri. Dalam proses introspeksi, pasti akan ada banyak hal yang kita pertanyakan kepada diri sendiri. Intropeksi akan membuat kita lebih mampu untuk mengenali apa yang benar-benar terjadi pada kita. Lewat introspeksi, kita bercermin tentang apa yang kita alami selama ini. Kita akan tahu, hal-hal apa yang mampu mendorong kita untuk mencapai tujuan hidup dan hal-hal apa saja yang bisa membuat kita gagal untuk mencapainya. Begitu kan?.

Introspeksi diri akan memudahkan kita untuk mencapai tujuan hidup kita. Rendahkan hati Anda untuk bisa menilai diri Anda lebih dalam. Introspeksi tidak akan efektif jika Anda masih merasa paling benar sendiri. Intropeksi bukanlah sebuah proses meenghakimi diri sendiri atau menyalahkan diri sendiri atas apa yang terjadi dalam hidup Anda. Proses introspeksi akan membawa Anda ke sebuah fase hidup yang lebih baik lagi.
Introspeksi sangat penting untuk dilakukan untuk menghindari terjadinya kesalahan yang sama dalam hidup. Intropeksi bisa meminimalisir terjadinya kesalahan. Intropeksi bisa menjadi sebuah pengalaman yang berharga dalam hidup. Karena pengalaman adalah guru yang terbaik untuk kita belajar memperbaiki hidup. Mari kita sama-sama intropeksi diri, Sahabat. Semoga dengan selalu berintropeksi diri, kita bisa sama-sama menjadi lebih bijak dalam menyikapi setiap tantangan hidup yang akan kita lalui. Jadikan moment berintrospeksi diri sebagai titik balik Anda untuk menjadi seorang pribadi yang lebih baik lagi.
demikian sedikit pelepah keterangan dari kami, selalu belajarlah mengolah sesuatu informasi atau apapun yang kita dapat dari hidup. dengan modal akal fikiran dan hati maka kita akan menemukan sejatinya kebahagiaan atau sesuatu apapun yang kita cari untuk hidup yang lebih baik, hidup sangatlah percuma bila tidak untuk di gunakan langkah baik dan hal baik pula, yuuuk belajar untuk lebih baik dan juga bermanfaat. salam bahagia sahabatku semua.


Sumber : annisObik el_Qurrota' Dan Berbagai Sumber

Rabu, 13 September 2017

Islam adalah panduan

PAS merupakan sebuah parti yang memperjuangkan Islam menjadi amalan dan teras kepada masyarakat di Malaysia. Menjadikan Islam sebagai teras perjuangan bermakna menjadikan Al-Quran dan As-Sunnah sebagai rujukan utama dalam merancang perjalanan dan menentukan tindakan yang ingin diambil. Ulama pula menjadi teraju utama perjuangan PAS kerana merekalah yang lebih hampir kepada Al-Quran dan As-Sunnah, dan merekalah yang selayaknya memimpin sebuah gerakan Islam.

Islam adalah panduan

Islam adalah panduan, Islam juga adalah matlamat dan cita-cita perjuangan PAS. sebagaimana yang disebut oleh Saidina Omar R.A ; “Kita adalah kaum dimuliakan oleh Allah dengan Islam. Sekiranya kita mencari kemuliaan selain daripada Islam, Allah akan menghinakan kita.”
Islam tidak memerlukan teras tambahan kerana kesempurnaan kandungan yang ada pada Islam. Dibimbangi, tokok tambah yang dibuat, diambil pula daripada sumber yang tidak Islamik, menjejaskan hala tuju perjuangan Islam itu sendiri. Firman Allah Taala di dalam Al-Quran :
“Pada hari ini Aku (Allah) telah sempurnakan bagi kamu Agama (Deen = cara hidup) kamu, dan Aku cukupkan ke atas kamu nikmat-nikmatKu, dan Aku redha Islam menjadi Agama (Deen = cara hidup) bagi kamu.” (Surah Al-Maidah, 5 : 3).
Menjadikan Islam sebagai teras juga membawa makna matlamat utama perjuangan ialah mencari keredhaan Allah. Berjuang bukan kerana jawatan dan kedudukan, sebaliknya berjuang sehingga sanggup berkorban harta dan nyawa semata-mata untuk mencari keredhaan Allah dan meninggikan kalimah Allah yang Maha Tinggi. Misi Islam ialah beramal kerana Allah, Dialah yang lebih layak menjadi tempat rujukan dan menjadi pemutus dalam setiap tindakan hamba-hambaNya.
Dahulu, Tanah Melayu pernah menjadikan Islam dan segala undang-undang yang terdapat di dalamnya sebagai perlembagaan dan sumber rujukan utama. Namun, pencerobohan dan penjajahan oleh imperialis barat telah mengganggu-gugat kedudukan Islam sehinggalah pada hari ini, rakyat Malaysia sendiri lupa akan asal-usul juga sejarah yang pernah dilakarkan oleh ulama silam. Imperialis Barat bukan sahaja datang membawa misi untuk menjajah Tanah Melayu, bahkan mereka membawa doktrin dan ideologi yang memisahkan masyarakat, khususnya pentadbiran di Tanah Melayu ini daripada Islam. Konsep demokrasi yang diperkenalkan juga merupakan antara doktrin yang berjaya mereka terapkan di dalam amalan pentadbiran Kerajaan Malaysia. Sungguhpun begitu, PAS menggunakan ruang yang ada untuk terus memastikan agenda Islam dapat diperjuangkan dalam suasana demokrasi. Malah bersama-sama dengan Pakatan Rakyat memastikan keadilan dan demokrasi dapat ditegakkan kembali di Malaysia. Ini kerana, demokrasi selagi tidak melampaui batas, adalah diterima dan boleh menjadi platform yang baik untuk memperjuangkan Islam. Hasilnya, Kerajaan Negeri Kelantan terus aman dan berkembang dan dipimpin dengan Islam menjadi teras utama kerajaan. Demokrasi pula merujuk kepada kuasa rakyat dan penyertaan ramai dalam membuat sesuatu keputusan. Konsep majoriti merupakan asas kepada demokrasi. Dalam konteks negara demokrasi, parti yang mendapat lebih banyak undi akan terpilih sebagai parti pemerintah. Semua parti politik yang menyertai pilihanraya di Malaysia, menerima hakikat ini. Sekalipun proses demokrasi di Malaysia tidak begitu menjamin hak semua rakyat, khususnya parti politik, kita perlu bersetuju bahawa proses demokrasi ini adalah proses terbaik untuk memastikan keharmonian politik dan sosial di Malaysia. Begitupun, Islam tidak boleh disamaertikan dengan proses Demokrasi. Kebenaran Islam tidak bergantung kepada ramainya penyokong. Apalagi hukum-hakam dalam Islam, bukanlah subjek yang boleh dipertimbangkan melalui suara majoriti. Namun, situasi dalam negara demokrasi memerlukan sokongan ramai untuk memastikan Islam berjaya ditegakkan. Maka menjadi tanggungjawab semua umat Islam di Malaysia tidak kira dari parti Umno Barisan Nasional, lebih-lebih lagi dari parti PAS untuk memperjuangkan Islam melalui lunas-lunas demokrasi.
Islam merupakan agama Allah. Ia disampaikan oleh para Nabi dan Rasul, melalui proses yang pelbagai. Namun, ia bukanlah suatu yang boleh dipertimbangkan untuk diterima atau ditolak, sebaliknya menjadi tanggungjawab setiap individu muslim untuk melaksanakan Islam dalam kehidupan.
PAS sebagai sebuah parti politik mengambil bahagian dalam pilihanraya, sebagai tanda penerimaan dan persetujuan bahawa Malaysia sebuah negara yang demokratik. PAS juga berkeyakinan penuh bahawa melalui jalan demokrasi ini, PAS mampu mencapai matlamatnya memaknakan kedudukan Islam sebagai agama rasmi negara. Walaupun bersetuju untuk menyertai proses demokrasi, tetapi PAS perlu kekal sebagai parti Islam yang tulen. Menggabungkan diri dalam perjuangan Islam sahaja sudah cukup indah dan sempurna tanpa menyamakannya dengan mana-mana bentuk ideologi dan pemikiran.
PAS sebagai sebuah parti politik tidak pernah menjadikan Islam sebagai bahan dagangan politik untuk mendapatkan kuasa, apa lagi menjadikan Islam sebagai mangsa demokrasi sehingga isi kandungannya boleh dipisah-pisahkan sesuka hati. Sebaliknya, PAS komited menjadikan Islam sebagai teras perjuangan dan menjadikan Malaysia ini Negara yang berkebajikan adalah selaras dengan misi ini. Bahkan Allah Taala melantik seluruh umat manusia, tidak terkecuali walau seorangpun, sebagai khalifah yang menjadi wakil pemerintahan di muka bumi. Bermakna, manusia seluruhnya memikul tanggungjawab untuk memakmurkan dan memelihara dunia ini dengan penuh keharmonian dan keadilan.


Sumber : Muhammad Ismi Mat Taib

BACA JUGA
"Cara Menggapai Hidayah"
"Merajut kerendah Hatian"

Selasa, 12 September 2017

Cara Menggapai Hidayah

TAHAJUD CALL
CARA MENGGAPAI HIDAYAH
Bagaimana upaya kita untuk mendapatkan hidayah?
Bagaimana caranya membuat orang lain mendapatkan hidayah?
*Di antara sebab-sebab seseorang mendapatkan hidayah adalah;

Cara Menggapai Hidayah

 -1. Bertauhid
Seseorang yang menginginkan hidayah Allah, maka ia harus terhindar dari kesyirikan, karena Allah tidaklah memberi hidayah kepada orang yang berbuat syirik. Allah berfirman yang artinya "Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kesyirikan, mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk". (QS. Al-an’am:82).
-2. Taubat kepada Allah
Allah tidak akan memberi hidayah kepada orang yang tidak bertaubat dari kemaksiatan, bagaimana mungkin Allah memberi hidayah kepada seseorang sedangkan ia tidak bertaubat. Allah berfirman yang artinya “Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orang-orang yang bertaubat kepada-Nya”.
-3. Belajar Agama
Tanpa ilmu (agama), seseorang tidak mungkin akan mendapatkan hidayah Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya “Jika Allah menginginkan kebaikan (petunjuk) kepada seorang hamba, maka Allah akan memahamkannya agama” (HR Bukhori).
-4. Mengerjakan apa yang diperintahkan dan menjauhi hal yang dilarang
Kemaksiatan adalah sebab seseorang dijauhkan dari hidayah.
Allah berfirman yang artinya “Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka), dan kalau demikian, pasti Kami berikan kepada mereka pahala yang besar dari sisi Kami, dan pasti Kami tunjuki mereka kepada jalan yang lurus” (An-nisa: 66-68).
-5. Membaca Al-qur’an, memahaminya mentadaburinya dan mengamalkannya
Allah berfirman yang artinya “Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus”(QS. Al-Isra:9).
-6. Berpegang teguh kepada agama Allah
Allah berfirman yang artinya “Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.”* (QS. Ali-Imron:101).
-7. Mengerjakan sholat
Di antara penyebab yang paling besar seseorang mendapatkan hidayah Allah adalah orang yang senantiasa menjaga sholatnya, Allah berfirman pada surat al-baqoroh yang artinya “Aliif laam miim, Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya dan merupakan petunjuk bagi mereka yang bertaqwa”
Siapa mereka itu, dilanjutkan pada ayat setelahnya “yaitu mereka yang beriman kepada hal yang ghoib, mendirikan sholat dan menafkahkah sebagian rizki yang diberikan kepadanya” (QS. Al-baqoroh:3).
-8. Berkumpul dengan orang-orang sholeh
Allah berfirman yang artinya “Katakanlah: “Apakah kita akan menyeru selain daripada Allah, sesuatu yang tidak dapat mendatangkan kemanfaatan kepada kita dan tidak (pula) mendatangkan kemudharatan kepada kita dan (apakah) kita akan kembali ke belakang, sesudah Allah memberi petunjuk kepada kita, seperti orang yang telah disesatkan oleh syaitan di pesawangan yang menakutkan; dalam keadaan bingung, dia mempunyai kawan-kawan yang memanggilnya kepada jalan yang lurus (dengan mengatakan): “Marilah ikuti kami.” Katakanlah:”Sesungguhnya petunjuk Allah itulah (yang sebenarnya) petunjuk; dan kita disuruh agar menyerahkan diri kepada Tuhan semesta alam” (QS. Al-An’am:72).
Dengan mengetahui hal tersebut, marilah kita berupaya untuk mengerjakannya dan mengajak orang lain untuk melakukan sebab-sebab ini, semoga dengan jerih payah dan usaha kita dalam menjalankannya dan mendakwahkannya menjadi sebab kita mendapatkan hidayah Allah.
Silahkan disebarluaskan tanpa merubah isinya. Semoga menjadi ladang amal kebaikan untuk kita.
Jazaakumullahu khairan.
Semoga bermaaf ya sobat buat kalian semua , marilah selalu berbuat kebaikan dan menebar manfaat. salam sejahtera.

Sumber : Annisabik el_Qurrota' dan berbagai sumber

Senin, 11 September 2017

Larangan Kencing Berdiri

Larangan Kencing Berdiri

Ini sobat perlu kita ketahui semua ya, karena dari apa saja yang kita lakukan harus di sertai dengan baik dan benar, nah ini salah satunya yang sering kitalakukan, yaitui tidak dibolehkan kencing berdiri, kerana ia bercanggah dengan sopan dan etika yang mulia, di samping mengelakkan diri daripada percikannya. Namun jika diyakini air kencing itu tidak memercik dan dapat dipastikan tidak akan terkena dirinya, maka tidak menjadi halangan baginya untuk kencing berdiri. Diriwayatkan dari Huzaifah ra yang menceritakan :
“Suatu ketika Nabi Saw singgah di suatu tempat pembuangan sampah berhampiran dengan daerah suatu kaum. Di situ, beliau membuang air kecil sambil berdiri. Melihat itu, aku segera pergi menjauh, tetapi beliau malah berkata : Mendekatlah ke mari Aku pun segera menghampirinya hingga berdiri berhampiran dengan tumitnya. Kemudian aku melihatnya berwuduk dan menyapu kedua-dua khufnya.”
(Riwayat Imam Bukhari dan Muslim)

Baca Juga "Akibat Solat Di ujung Waktu"

Petikan hadis di atas ini adalah untuk menunjukkan bahawa harus kencing sambil berdiri. Tetapi ia bukan untuk menunjukkan kebiasaan Rasulullah SAW kencing sambil berdiri. Kebiasaan Rasulullah ialah kencing secara duduk.
Imam An-Nawawi mengatakan kencing dalam keadaan duduk adalah lebih baik mengikutnya pandanganku, namun jika seseorang kencing dalam keadaan berdiri, maka itu juga tetap di bolehkan. Kedua-dua keadaan ini pernah dilakukan oleh Rasulullah Saw.
Ada sebahagian ulamak mengatakan bahawa hukum kencing berdiri adalah makruh kecuali jika ada sebarang keuzuran. Menurut mereka perbuatan Nabi kencing berdiri adalah kerana ada keuzuran bagi baginda, kemungkinan susah bagi baginda untuk duduk pada ketika itu memandangkan tempat itu ialah tempat pembuangan sampah atau mungkin juga baginda mengalami sakit tulang belakang. Menurut Imam Syafie orang Arab jika mereka mengalami sakit belakang, mereka akan kencing berdiri. di kalangan para sahabat sendiri terdapat khilaf tentang kencing berdiri. Terdapat riwayat menceritakan bahawa Saidina Umar, Ali, Zaid bin Tsabit, Ibnu Umar, Abu Hurairah dan Anas ra pernah kencing sambil berdiri. Antara sahabat yang memakruhkannya pula ialah Ibnu Mas’ud dan diikuti oleh Imam as-Sya’bi dan Ibrahim bin Sa’ad.
Rumusan dari perbahasan kencing berdiri di atas, maka hukumnya adalah harus jika orang tersebut mengalami kesukaran untuk kencing duduk. Manakala hukum makruh pula jika orang tersebut melakukan kencing berdiri dengan sengaja dan ia tidak mengalami apa-apa kesukaran dan musibah. Namun yang terbaik ialah kencing sambil duduk. Ini ditegaskan oleh Imam Ibnu al-Munzir :
“Kencing sambil duduk lebih aku sukai. Namun kencing berdiri hukumnya adalah harus. Kedua-duanya ada dalil dari Nabi Saw”.

nah, sekarang udah tau kan sobat baik dan buruknya atas apa yang kita lakukan, semoga ini bermanfaat ya buat semuanya selamat belajar .

Sumber : Annisa el_Qurrota' dan berbagai sumber

BACA JUGA
"Tutup Keburukan Orang Lain"